Visit Blog

Explore Tumblr blogs with no restrictions, modern design and the best experience.

Fun Fact

If you dial 1-866-584-6757, you can leave an audio post for your followers.

Trending Blogs
#Ceritaku

Kamu berbahagia

Pelan tapi pasti, dengan hati-hati kau ucapkan sebuah kalimat yang selalu kuharapkan terselip namaku disana. Di hadapan ayah dan juga kakak-kakakku, membuat hati yang selama ini getar getir menjadi pasti.

Ah, tapi ini bukan aku. Bukan namaku yang terselip dalam janji setiamu. Bukan namaku yang kini dapat menjadi tempatmu penghapus lara di dunia.

Di hadapanku, ku saksikan dengan mata kepalaku sendiri janji yang kau ikrarkan untuk seorang wanita yang ku tahu ia akan berbahagia bersamamu. Yang pernah ku harapkan posisinya, untuk bisa bersanding denganmu.

aku menelisik jauh ke dalam pandanganmu, apakah pernah ada aku di hatimu?

ah, ku helakan napas panjang. Menggeleng perlahn. Aku tak mungkin menyalahkan takdir ilahi pada perasaanku yang tak jadi kenyataan. Berbahagia akan kebahagiaanmu adalah sebuah keniscayaan yang harus ku upayakan. Karena aku tahu pasti, ada sosok yang sama baiknya denganmu yang akan Allah gariskan denganku. Dan perempuan pilihanmu adalah perempuan terbaik yang Allah gariskan untukmu.

Beruntungnya aku, kau perkenalkan padaku secara langsung sosok perempuan yang kamu pilih, entah apa yang ada dalam benakmu. Tapi aku tahu, sahabat adalah sebutan yang kau berikan padaku dan menjadi sahabat untuk perempuan pilihanmu juga merupakan hal yang kau inginkan.

Ternyata patah hati karenamu adalah hal yang paling ku suka, karena pun aku belajar dan berteman darinya “yang tahu yang terbaik hanyalah Dia, dan seharusnya dari Dia lah semua kebaikan berasal, dan hanya kepada Dia harusnya semua harapan berlandaskan, bukan kamu”

Terimakasih pun sampai sekarang masih menjadi seorang sahabat terbaik! Yang selalu mengingatkan dan mengajak berlomba masuk ke Syurga-Nya.

Untuk seseorang di beberapa tahun silam, namun sangat membekas. Semoga selalu berbahagia.

0 notes · See All

Jumat kemarin

Entah kenapa semua yang sudah aku susun pagi-pagi semuanya berantakan lebih tepatnya ngaret.

Niatnya habis kampus,mau sarapan.Tapi ditunda dulu ada rapat didivisi dan lama always

Setelahnya mau ke kos-kossan ngambil barang, dan temen pun antara mau ikut atau enggak dan dia punya acara sebentar, yang dia bilang cuma sampe jam 12, rupanya ngaret lagi sampe 13.30.

Untung nya perut sudah keisi, tapi karena badmood yang dari pagi udah berantakan,semuanya jadi satu.

Kesel,mau nangis masih ditahan

Dan itu pun aku paksain buat fine-fine aja, sampe rumah sudah jam 15.00,dan itu rumah nggak berasa kayak rumah,semuanya beneran mendukung badmood hari itu


Pernahkan? Disatu hari semuanya ngaret,rasanya bikin campur aduk

Dan emosi yang waktu itu belum keluar sampe saat ini.


Sekian.


#ceritakemarin

#ceritaaja

#

0 notes · See All

Kali ini aku mengakui bahwa aku kalah. Ya. Aku kalah dengan diriku sendiri. Ingin menyerah, sungguh. Ruang yang seharusnya menjadi tempat pulang untuk bersandar malah sebaliknya. Haha.

Kali ini doaku satu, Tuhan jangan panggil aku sekarang. Aku akan mencoba sekali lagi. Sungguh.

0 notes · See All

Akhirnya ngerasain juga nyupir dengan mata setengah sadar, pandangan yang sering kabur/ga fokus dan mendadak seperti melihat orang lalu lalang. Terkadang melihat truck juga di depan, padahal kosong ga ada apa2. Seperti halusinasi.

Akhir-akhir ini gue sering ngerasain yang namanya halusinasi. Padahal dipikiran gue ga ada begituan. Tapi mendadak kepikiran dan akhirnya bikin ga tidur dengan tenang. Dan ketika ada mandat ke bandung kudu bawa mobil dishubuh buta, gue sempet kepikiran gitu. Gimana kalo pas nyupir, halusinasi gue kumat. Gue seperti kebawa ajah gitu. Karna emang ga sadar.

Dan yang gue takutkan hampir 40%nya terjadi. Disaat badan lelah dan capek lalu disuruh bawa mobil jarak jauh dengan ruang lingkup yang kosong, ga jarang pas detik2 tertentu melihat hal yang aneh, iya. kaya menyadari lu ga sendiri.

Nah buat elu yang emang udah capek banget saat nyetir seriusan deh, mending istirahat. Jangan paksain kaya gue yak. Itu ga bagus banget. Gue sendiri ajah ga suka… hahahaha….

0 notes · See All

2020 #2

Aku harap aku ada another personality dalam diri aku supaya aku boleh buat kawan dengan dia, biar aku rasa kawan aku sentiasa ada di sisi aku. Ini bukan cerita yang sedih tapi hakikatnya aku tiada kawan. Betul, aku tiada kawan. Tiada sorang pon tahan dengan aku. Aku terlalu sukar untuk difahami barangkali. Semakin lama rasa sepi ini mencekik aku. Akhirnya aku salahkan diri aku kerana terlalu naif dalam segala perhubungan. Semuanya terasa sakit. Menoreh tangan, nampak darah adalah satu kelegaan.

1 notes · See All

Mulai lagi lelah yg membuat aku serasa gilak. Fisik, pikiran yg gak terkontrol, khayalan yg harapannya jadi nyata tapi gak akan pernah jadi nyata, aku capek serius capek. Setelah sekian lumayan lama aku gak ngerasa sakit ini lagi, utk malam ini, tanpa permisi penyakit ini datang. Setiap sebelum tidur aku berharap besok paginya gak pernah bangun lagi untuk hidup, nyatanya pas tengah malam terbangun dan terpikir bakal jumpa malaikat pencabut nyawa, akhirnya aku juga tetap berdoa agar aku mati dalam keadaan khusnul khatimah (biar malaikatnya gak serem dan bisa masuk syurga). Besok pagi terbagun, hidup, bernafas, melakukan hal yg harus dilakukan dan berbuat dosa. Aku gak akan pernah bisa belajar dari kesalahan. Yang aku bisa hanya ngeluh sampek aku mampos. YaAllah maafkan hamba, hamba lelah hidup : (

Doakan yg terbaik

-sang pengetik-

4 notes · See All

Halo gaezzz.

Saya lagi niy!

Kenalin, nama saya Jo. Saya suka menulis apa saja yang ada dikepala. Saya heran, kepala saya itu kecil. Otaknya juga nggak gede-gede amat, iq juga nggak tinggi-tinggi amat tapi pikirannya kok nggak habis habis ya. Otak segitu tapi isinya nggak habis-habis.

Oh iya, disini saya pengen berbagi cerita tentang apa saja mengenai kehidupan saya. Kisah asmara, hidup, passion, mengenai kerjaan di kantor atau sekedar remeh temeh yang lain. Oh ya, saya bukan lagi anak-anak lho. Saya ini lebih tepatnya tante-tante. Saya tante bukan sembarang tante. Meskipun umur saya ini seharusnya sudah beranak pinak, bodi saya kayak masih kepala dua. Nggak tau kenapa bisa gitu. Makanya orang-orang suka bercanda kurang ajar sama saya. Mereka nggak tau saya udah tuirr… tapi yaaah… gitu deh. Saya sendiri juga suka usil. Saya kadang jadi tante-tante belang! Emang oom-oom aja yang bisa jadi belang. Jadilah saya tante giyang. Nggak ding, becanda. Saya tante-tante, tapi nggak gitu juga kali… kadang kalo pingin ajaaa.. wakakaakka

Sebagai orang yang sudah tua, kadang juga pengen berlaku yang baik-baik supaya bisa jadi contoh generasi berikutnya. Menjadi wanita yang benar-benar lemah lembut, berprilaku sopan santun, dan menjadi idaman pria.Tapi bagis aya sulit setengah mati. Saya nggak bisa basa-basi lemah lembut, saya lebih senang berlaku apa adanya.Ngalir sesuai perasaan ini. Kalo lagi bete ya, rasanya pengen ngamuk, kalo lagi bahagia, ya sok positive vibes, kalo lagi pengen mbangsat, ya mbangsat aja. Soalnya jadi baik standar manusia masa kini ruwet. Tante nggak tahannn! Masak kalo baik nggak boleh marah? Kalo disakiti mesti memaafkan dan menerima kembali ? Uhlalalalaaa… buat saya sih nggak bisa. Menerima kembali itu kan cuma wacana, kenyataannya ya sori-sori aja…

Ya, memang begitulah tante ini naaakkk. Sekiranya saya sudah terlihat berbahaya, jangan di follow lo ya… nanti menyesal. Follow kok tante-tante yang ngomongnya urakkan.. wes jangan…

Tapi ya begitulah saya. Mau gimana lagi.

Harap Maklum!

0 notes · See All
image

Minggu sore yang cukup terik, di sebuah coffeeshop di kota kembang, aku duduk memandangi laptop yang menjadi rekanku ketika menulis.


Tak jarang ia hanya kubuka dan tak kusentuh, dan aku merasa bersalah karena tidakmengajaknya berinteraksi.


Namun di penghujung tahun ini, aku berjanji untuk mengajaknya berinteraksi dan berkarya tidak perlu menghawatirkan di caci orang.


Halo, Tumblr! Salam kenal kembali!

0 notes · See All

Percakapan antara aku dan ibuk ketika sakit kemarin.

Ibuk : “Dam, tolong beliin larutan cap kaki tiga dulu buat mbak sekar.”

          “Mau yang cap kaki tiga apa cap kaki seribu, Kar?”

Aku : “Yang kaki seribu aja.”

Ibuk : “Yaudah yang kaki seribu biar cepat sembuh.”

Terima kasih ibuk sudah menghiburku.

0 notes · See All

Saudara tak sedarah

Aku mulai dekat dengan dia di bangku SMA. Dia orang yg sangat periang, tak pernah ku lihat dia bersedih didepanku. Aku yg memiliki amanat lebih disekolah, dia senang hati membantu kegiatan yg ku buat. Aku tahu dia hanya seorang adik kelas biasa, tapi bagiku dia berbeda. Dia dekat denganku bukan karena jabatan atau latar belakang orangtuaku tapi karena baginya aku seperti kakak perempuan untuknya. Selepas ku langkahkan kakiku meninggalkan masa SMAku. Aku masih saling memberi kabar dan pendapat walau hanya beberapa kali. Keputusannya untuk kuliah di Jawa, buatku bangga sekaligus sedih akan sulit bertemu dengannya. Sampai datang masa aku ingin menyerah dan menanggung segala masalahku sendiri, tidak ada orang yg bisa membuatku berani mengungkapkan segalanya bahkan aku bungkam terhadap sahabatku sendiri. Dia orang yg buatku lebih tenang saat ini, mengajarkanku untuk tidak menyerah dengan keadaan. Menanyakan kabarku dan memastikan aku baik-baik saja walau ku tahu dia sedang berjuang di tanah rantau. Kau saudara terbaik yg dikirimkan oleh-Nya.

Thank you, Tia

1 notes · See All

Bahagia mahal atau murah ?

Bahagia tidaklah mahal atau murah.

Bahagia itu adalah bentuk keikhlasan.

Ada bahagia ketika hanya bisa makan satu kali sehari dengan sepiring nasi dan tempe.

Ada bahagia ketika bisa membeli baju lebaran.

Ada bahagia ketika koran-koran jualannya habis terjual.

Ada bahagia ketika bisa membeli tas bermerek.

Ada bahagia ketika punya rumah mewah.

Ada bahagia ketika punya mobil sport keluaran terbaru.

Kebahagian yg kita miliki akan datang dengan cara berbeda, namun kaulah yg menentukan mau menerimanya atau menolaknya dengan cara yg tidak kau sadari.

@apriladh_

0 notes · See All

Aku tipe orang yg tak percaya dengan mimpi, namun mimpi buatku frustasi bukan tentang cerita dalam mimpi itu tapi orang-orang yg ada didalam mimpiku. Orang-orang didalam mimpi adalah orang-orang yg tak ingin ku temui. Itulah aku sangat menghindari bermimpi. Pagi ini, aku bertemu dengan dia di mimpi, dunia nyata saja aku tak ingin bertemu dengannya. Bukan mimpi yg salah, aku saja yg tak mau menerimanya sebagai bunga tidur.

0 notes · See All

Ahad, 10 Nov 2019

Pertemuan yang disusun tiba-tiba ternyata tak begitu buruk. Seorang teman kuliah yang datang jauh dari Banggai akan pulang esok harinya. Ah, rasanya tak ingin kesempatan bertemu dibuang percuma. Bayangkan tujuh tahun yang lalu adalah terakhir kali kami melihatnya di Makassar. Untuk itu, usulan dari seotang teman pun aku setujui meski ke kota butuh waktu satu jam perjalanan.

Aku mengatakannya pada suami sehari sebelum waktu kami berkumpul, dan ia mengizinkan aku pergi. Uang di saku sisa 20 rb, gajian kali ini telat. Dan ternyata hari Ahad itu juga suami memiliki rapat evaluasi yg tak jaub dari tempat kami berkumpul. Sekalian beliau ikut juga. Tapi, di hati kami masih bertanya, apakah uang 20 ribu itu cukup?

Malam harinya sebelum lelap, aku menyusun rencana di kepala, sembari menjaga anak-anak yang belum juga tidur. Berdzikir dan berdo'a agar hari itu kami dapat rezeki tambahan dari Allah lewat suami. Kebetulan beliau pulang larut. Malam itu kami hanya bercerita dan mengatur bagaimana esok kami membawa anak-anak yang masih balita, dua orang pula, naik motor. Karena waktu yang bersamaan akhirnya diputuskan. Kakak akan bersama bapak dan si adek dengan ibu. Bagaimana dengan uang? Tetap 20 ribu itu yang kami miliki dan diputuskan kalau saya yang akan membawanya.

“Nanti teman-teman kamu makan, masa kamu cuma nonton saja” katanya

Esok harinya, aku membuat bekal untuk ku bawa. Rencana aku hanya akan beli minum saja. Untuk makan biar ku bawa dari rumah.

“Kasian rasanya liat kamu, dek”

Aku hanya tersenyum. Aku tahu temanku bagaimana. Alasan pertemanan ini terjaga, adalah karena kami saling menerima apa adanya, sejak awal, sejak kami kuliah bersama.

Anak-anak dan aku sudah siap, tinggal menunggu suami yang sibuk memeriksa setiap bagian tas ransel kerjanya.

“Alhamdulillah dek, aku dapat uang”

Hah, bagaimana bisa? Ternyata selama ini beliau menyimpan uang di saku bagian bawah tasnya. Uang itu sudah lama terlupakan, katanya. Bagaimana bisa? Ini keajaiban dari Allah, menurutku. Dari 20 ribu akhirnya menjadi 320 ribu atas izin Allah. Alhamdulillah…

0 notes · See All

Jatuh cinta itu ibarat terjun bebas dari ketinggian beratus-ratus atau bahkan beribu-ribu meter di atas permukaan laut. Gak tau yang di bawah seperti apa. Gak tau pula nih bakal ada tebing atau gunung atau bukit atau bahkan langsung ke laut. Namanya juga jatuh, nggak ada persiapan. Cuma ada cinta. 

Makanya cerita cinta setiap orang beda-beda. Ada yang mulus, ibarat langsung nyebur ke laut. Atau ada juga yang ketabrak-tabrak alias gak mulus jatuhnya, ya itu ibarat jatuh tapi eh ada gunung, nabrak-nabrak deh.

Ya gitu, namanya juga jatuh, cinta lagi. Ada yang bilang kalau cinta buta itu ya gitu kali ya? Udah jatuh, jatuhnya merem. Gak tau deh yang di depan apa. Penting trabas aja. Seru sih. Gitu. 

0 notes · See All
fabulousabsurd
Tidak ada alasan untuk tidak berperilaku humanis hanya karena tidak menyukai seseorang. Sebab, bukan orangnya yang kita benci, namun hanya beberapa sikapnya yang tidak sesuai dengan prinsip diri sendiri. Namanya juga individual differences 😉
0 notes · See All

- Persimpangan Jalan -

Mungkin memang benar bahwa seseorang itu bisa menjadi paling ‘alim’ atau paling semangat dalam beribadah adalah ketika seseorang itu sedang jatuh cinta.

Aku menulis seperti itu karena memang diriku pernah menjadi salah satunya hehe. Semangat ibadah meningkat berkali-kali lipat karena jatuh cinta pada seseorang. Walau itu salah tapi beberapa dari kita (tidak semua) pasti pernah merasakan hal yang sama, semangat beribadah meningkat karena cinta terhadap seseorang.

Yang ditekankan disini bukan masalah itu, melainkan apa yang terjadi jika rasa cinta kepada seseorang yang membuat kita bersemangat beribadah itu tidak sesuai dengan keinginan kita atau istilahnya bertepuk sebelah tangan? Akankah semangat ibadah itu akan tetap ada walau telah kehilangan alasannya? Ataukah semangat itu akan semakin kuat karena sadar bahwa alasan utama dalam beribadah adalah hanya untuk dan karena-Nya?

Iya inilah yang disebut dalam persimpangan jalan. Dimana seseorang yang telah mengalami patah yang teramat dalam akan mendapatkan dirinya berada dalam persimpangan jalan antara menjadikan dia semakin taat beribadah ataukah akan menjadikan dia perlahan keluar dari ketaatan yang selama ini dia lakukan.

Cinta yang diusahakan ternyata tidak satu muara merupakan salah satu contoh yang paling mudah untuk dipahami. Selain itu ini juga berlaku ketika kita sedang diberikan ujian hidup yang sangat berat ataupun kehilangan salah satu orang terdekat kita yang telah berpulang terlebih dahulu, ataupun sebuah do'a yang diusahakan ternyata tidak sesuai keinginan sehingga membuat kita bisa berada di persimpangan jalan tersebut.

Jika ditanya apa aku pernah berada dalam fase itu? Maka jawabku pernah bahkan berkali-kali dan tidak sedikit ketika berada dalam persimpangan jalan tersebut aku memilih jalan yang salah. Tapi dari semua pengalaman itu setidaknya sesakit atau sepatah apa aku nanti insyaallah aku berharap aku akan memilih jalan yang benar ketika berada di persimpangan jalan itu.

Untukku, ayoo kembali karena kita sudah terlampau jauh dalam menapaki jalan yang salah.

Gresik, 6 Oktober 2019 (Renungan sehabis Subuh di Pabrik)

28 notes · See All

- I.K.H.L.A.S -

Kata yang sederhana namun maknanya tidak dapat diremehkan, hanya satu kata namun sangat sulit untuk diamalkan, mudah dimengerti secara teori namun ketika benar-benar diuji akan sulit untuk implementasi.

Di tahun ini banyak ujian hidup yang mengaharuskanku untuk bisa mengamalkan satu kata tersebut. Tidak mudah memang, bahkan awalnya terasa sangat sulit. Melepaskan sesuatu yang kita suka, yang kita sangat cintai dan ingin menjaganya itu bukanlah perkara mudah, benarkan?.

Seperti misalnya mengorbankan makan enak untuk menjaga kesehatan, mengorbankan jatah tidur untuk mencari nafkah keluarga, mengorbankan uang jajan untuk membantu sesama, mengorbankan kebahagiaan pribadi untuk kebahagiaan orang lain, dan masih banyak contoh yang lain. Itu semua tidak mudah, iya kan?

Tapi ketika segala alasan untuk mengorbankan sesuatu yang kita cintai tersebut adalah karena-Nya, maka tidak akan ada yang sia-sia. Dan saat diuji seperti itulah kedalaman pemahaman kita akan kata ‘Ikhlas’ itu diuji. Sudah seberapa ikhlas dirimu menerima segala ketetapan-Nya yang tidak sesuai dengan inginmu?.

“Ya Rabb ajarkan aku untuk bisa ikhlas mengorbankan segala sesuatu yang kucintai karena-Mu.”

Surabaya, 01-10-19

27 notes · See All
Next Page