Visit Blog

Explore Tumblr blogs with no restrictions, modern design and the best experience.

Fun Fact

The name Tumblr is derived from "Tumblelogs", which were hand coded multimedia blogs.

Trending Blogs
#semangat

Kita sebagai manusia akan diuji banyak hal. Hingga pada suatu saat kita menyadari bahwa kalimat “Laa khawla wa laa quwwata illaa billah” itu mengalahkan segalanya.

Bahwa sekeras-kerasnya kita berusaha, tetap yang menentukan segalanya itu Allahu Akhad.


Solo, Minggu Pagi dua hari sebelum November berakhir di 2020

4 notes · See All

Secret of Happiness

STRUGLE

Haii.. Kali ni aku mau sedikit cerita tentang impian yang pernah ada dan pengalaman lika liku memasuki perguruan tinggi.

Jadi begini..

Kita semua tentu sedari kecil punya cita-cita.

Ya,tentu.

Dulu, cita citaku ingin jadi dokter hewan. Karena aku sayang hewan hewan terutama hewan berbulu seperti kucing. Dan kalo lihat mereka kesakitan, aku ni ga tega.. jadi rasa simpati pengen bisa bantu merekalah awalnya.

Nha, tapi cita cita ini kukubur saat menginjak tingkat SMP. Karena dipertanyakan dan harus siap kalo misal hewan yang sakitnya itu doggy. Yah, ok.

Akhirnya selama smp aku bertekad untuk menjadi penulis,dosen dan psikolog.

Pokoknya mau kuliah psikologi!

Ambisku saat itu sampai mempengaruhi salah satu sahabatku, yang dia tiba tiba ingin menjadi psikolog juga dan jurusan di SMA nya dia ambil IPS, padahal dia pinter dan mampu di IPA :) huwalah..

Menginjak kelas 10.Karna satu buku yang kubaca, aku ingin menjadi pustakawan. Ya, namun kurang didukung dan akhirnya melupakan hal ini.

Sampai akhirnya aku bingung tentang cita citaku, dan di kelas 11 aku mempunyai rival yang sama sama ambis untuk ke jepang dan kuliah luar negeri.

Dan saat kelas 11 inilah, aku mulai tertarik untuk mengejar kuliah di timur tengah. Pada awalnya sih, karna ada kakak kelas alumni dipondokku yang baru berangkat ke cairo.

Ya Allah,ingin kesana juga! Bismillah.

Yap, jadilah aku selama dua tahun dari kelas 11-12 selalu mencari cari info seputaran kuliah luar negeri.

Dari studi Jepang, Turki, Malaysia, Timur Tengah. Semua ku cari dan kupahami prosedur mendaftarnya.

Ohya, saat sedang mencari info begini.. Aku juga bersama tablemateku yg juga sepondok. Dia juga sempat ambis kuliah luar negeri mencari info bersamaku saat jam kosong jam pelajaran dikelas. Ya, saat itu dia memakai laptopku untuk mendaftar lalu menuliskan essay singkat dalam bahasa Inggris.

Luar Biasanya dia lulus seleksinya! Daftar kemana? Jadi saat itu dia dapat telepon dari pihak oxford nya! Wadaw mantaps kali masyaAllah.

Ohya, sebelumnya kita juga ada ikhtiar doa dan banyak sholawat.. jadi aku dan dia sama sama print logo univ impian, lalu ditempel di lemari pondok. Klo tiap buka lemari, ikhtiar doa dan shalawat.

Kalo dia print logo oxford dan UPI.

Kalo diriku saat itu print logo ITB dan Al-Azhar Cairo.

Dan yang dia print , dia diterima semua diuniv ituu.

Tapi, yg namanya rezeki itu.. ya jadi belum tentu saat sudah diterima lalu rezeki bisa kuliah disana.

Ternyata, karna faktor lain.. dia tidak bisa melanjutkan kuliah di kampus impiannya itu. Dan memutuskan untuk kuliah di dekat rumah. Ya, ketika mimpi teman seperjuanganku terjawab.. tapi apalah daya diriku.

Ya, sebelum mimpi terlalu jauh pada akhirnya aku mendaftar SNMPTN.

Yay,ITB! Sejak kelas 11 akhir sempat mulai tertarik.. dan aku iseng mengambil sejenis brosur/gambaran tentang perkuliahan di FSRD ITB yang kebetulan ada dikolong meja kelas.

Awalnya sih, karna kakaknya sahabatku kuliah di ITB. Lalu terlintas dalam fikiranku.. di ITB boleh juga.. tapi, emg nisa bisa? Hm insecure sesaat.

SNMPTN pilihan pertama FSRD , aku tau ini ketinggian. lalu saat pembuatan portofolio pun bener bener ngegambarnya kepepet deadline dan nyari waktu ngegambar dipondok agak susah.ga ada bimbingan.Aku ga paham still life gambar gradasi dan tema ilustrasinya dan itu sejadinya. walau kata temanku bilang hasil gambaran portofolio ku bagus..tapi aku yakin ,itu belum bisa menjadi standard kelulusan masuk FSRD. Ya nekad sekali.

Dan, aku malah ga nurut.. disaranin pilihan pertama Seni UPI aja.. malah keukeuh FSRD ITB.

Ya, karna mungkin klo pilihan pertama UPI , ada peluang diterima.

Dan benar saja, saat pengumuman yang terlihat di kolom pengumuman warna merah. Ya , gagal. 😿

Dan ITB tidak kukejar lagi pada akhirnya.

Ohya, bahkan di sekolah sempat ada berita tentang beasiswa perintis itb pun aku tak tau.. mungkin saat itu aku sedang tdk sekolah lama karna sakit.

Dan pas masuk sekolah lagi, denger kabar bbrp temen kelas ikut test nya. Aku ga begitu ngeh sih, tapi ya ternyata yg lolos beasiswa perintis dari sekolahku ini temen satu smp ku dulu. Dan, wah. Ya beritanya sampai ditelingaku tapi cuma bisa tersenyum dalam hati aja..

Disela sela menunggu pengumuman SNMPTN saat itu, aku sempat daftar beasiswa full S1 Gunadarma. Dan saat itu malah berharap ga diterima.

Lalu , akhirnya tiba tiba juga daftar ke poltekkes bandung. Dan ga begitu mikirin hasilnya.

PMDK semua, seleksi tahap 1 raport.

Aku sendiri malah masih sibuk nyari info untuk study aboard dan terutama ke timur tengah.

Saat itu aku membuka website kemenag, dan ternyata pendaftarannya sudah dibuka. Wah!

Akupun langsung menyampaikan keinginanku untuk daftar pada Ayun di kantor FD. Tak lama dari itu, akhirnya aku bertekad untuk mendaftar.

Hal yang tak aku habis pikir, kenapa bisa berubah dalam sekian detik keinginanku yang awal ke mesir menjadi ke maroko.

Padahal , yg selalu kudoakan mesir. Logo universitas yg ada di lemariku Al Azhar cairo. Juga gambar gambar kampus Al-Azhar yang aku selipkan di beberapa halaman Quran ku.

Dan juga, setiap kali aku memulai dan mengakhiri tilawahku. Aku iseng membuka acak dan asal menunjuk ayat Quran yang terbuka acak itu. Dan ayat nya selalu berkisah tentang mesir . Hal itu yg selalu bikin semangat.

Waktu masjid sekolah baru jadi, aku seneng berlama lama menyendiri sampai sepi dimasjid sekolah.. kadang ngumpet dibalkon atau dipojokan, ya begitulah aku. kapanpun itu, disaat pagi pagi sekali sblm belajar, jam istirahat, jamkos atau pulang sekolah menunggu jam pengayaan siang. Jadi me time ku di masjid sekolah tercinta.

Ya begitulah masa masa yg kunikmati, ohya jadi saat itu pada akhirnya aku mencetak kartu ujian timur tengah ke maroko.

Saat masih dipondok, aku beberapa kali juga izin untuk mengikuti banyaknya test masuk kuliah.

Ohya, biidznillah aku lulus semua jalur raport gundar dan poltekkes bandung. Maka, aku dapat panggilan ke kampusnya.

Test seleksi selanjutnya.

Poltekkes kemenkes Bandung.Agak gak nyangka karna aku sendiri yang diterima dari sekolahku dari yang mendaftar sekian.

Akhirnya aku mengikuti test psikotest dan test kesehatan. Jadwalnya beda hari beda tempat. Dan ini membuat aku harus bolak balik bandung cirebon. belum lagi perizinan di pondok, aku yang izin berkali kali sambil malu malu ngomongnya.🙃

Test kesehatan di biofarma,pasteur berada. Aku diantar pamanku kesana. Ya singkatnya aku harus bolak balik lab disana di test tht , test buta warna,test urine , kefokusan mata, rontgen , ukur proposional tubuh, dann ditest darah. Hm, bagian test darah ini karna tegang malah disuntik berkali kali 😶 padahal sakit.

Ya berjam jam dan melelahkan. Aku mikir, ini kuliah sampe harus sebegininya ya ditest semuanya? Hm, bismillah aku sehat da. Dan saat aku menjelajah sendiri, aku menemukan biofarma library.woah antusias bgt nemu perpus.dan betahlah disana sampai dijemput lagi sama paman.

Lalu balik cirebon dan tak lama k bandung lagi.saat test psikotest poltekkes tiba, di psikologi unpad.

Riweuh, aslii.

Dari nyiapin pensil alat tulis, sampaii yang ga sempet sarapan.. dan selama ujian berjam jam diruangan. Asli aku gapernah ngerasa selaper waktu itu. Mungkin karna nguras otak juga tenaga jadi laper kali ya. Pokoknya di akhir ujian ga fokus, karna pengen cepet beres..dah lemes perut dah nahan sakit kelaperan. Aslinya, pas beres keluar ujian psikotest selama setengah hari dari pagi aku langsung cepet keluar trs buka kotak konsumsi dan makan dengan lahap. Ga peduli sekitar, pokoknya laper gakuat kek seminggu belum makan 😶

Yap, mengerjakan soal psikotest menyenangkan.. apalagi waktu ngerjain pauli kraepelin.😅 tapi aku ga senang karna harus ngerjain sambil nahan sakit laper 🙃

Singkat cerita, tak lama kemudian aku harus ke depok gunadarma untuk test seleksi wawancara.

Biidznillah, aku yang kaku ini kalo bicara.. saat test wawancara aku seakan meyakinkan dosen penanya dan dengan lancar yakin bicara nya keren banget aku waktu itu. gatau kok bisa, wkwkw. Pas keluar ruangan wawancara juga ngerasa yg didalem tadi bicara kaya bukan aku sendiri. Alhamdulillah Allah permudah segalanya.

Dan ya, setelah beberapa bulan aku menerima kabar pengumuman diterima dikeduanya.Ya, namun karna poltekkes lebih awal.. jadi sudah bayar registrasi  uang masuk dan konfirmasi asrama tahun pertama dipoltekkes.

Menjelang pengumuman beasiswa gunadarma, feelingku mengatakan aku akan diterima dan sekitar 3x sudah aku bermimpi tentang Gunadarma University. Sebelum dan sesudah test wawancara. bahkan mimpiku ini kuceritakan ke dosen yg mewawancaraiku saat itu.hihi nisa namanya juga. Kalo kalian temen deketku, kalian pasti sering banget aku ceritain tentang mimpi mimpiku gitu. 

Ohya soal test timur tengah, aku sudah mengikuti test tulis dan intetrviewnya di UIN Bandung. Maroko atau Mesir testnya sama saja. Aku pergi ke bandung sendirian saat itu, dan ternyata tanpa kuduga sepulang test aku dijemput keluarga dari cirebon. Aku sudah agak patah semangat, karna kurang mempersiapkan segala test nya. saat di test hafalan pun aku tidak sempurna dalam menjawab pertanyaannya.

Dan, ya.. ka dori alumni sekolahku yang saat itu berada di mesir juga menyayangkan karna aku memilih maroko. Dikarenakan persaingannya yang ketat dan tiap tahun hanya mengirim 15 orang saja, sementara mesir kuotanya bisa mencapai sekian ribu.Dan benar saja, 15 orang terpilih ke Maroko tidak ada namaku. Akhwatnya hanya satu orang, 14 orang sisanya ikhwan. Yah tipis sekali kemungkinan aku lolos. nekad memang. Suatu hari nanti, akan ku lanjutkan mimpi ini lagi! ridhai jalan yg kutempuh ini ya Allah.

Aku pada tahun itu juga tidak mengikuti SBMPTN karna sudah merasa lelah dengan semua ujian dan test yang telah kulalui. Dan posisi saat itu sudah diterima di poltekkes bandung dan gunadarma university. Apa mau berjuang k ptn? ah entahlah, mungkin dua pilihan ini juga cukup.

Saat perpisahan sekolah, pengumuman siswa yang sudah diterima di jenjang perkuliahan di sebutkan oleh Pa Nono. Ya, aku dengar distu ada nama kampus yang telah kuperjuangkan. Lega ya rasanya, saat belum lulus tapi sudah dapat pegangan univ. begitu juga dulu aku ketika smp belum benar benar lulus, sudah diterima lebih awal di aliyah.

Ya, singkat cerita saja pada akhirnya D3 farmasi dipoltekkes bandung aku tinggalkan dengan berbagai pertimbangan. saat itu bulan juli, poltekkes mulai kuliah di awal september sementara gunadarma di bulan agustus. Karena aku anak beasiswa, jadi sebelum kuliah diharuskan mengikuti matrikulasi sebulan. 

satu alasan kuatku memilih S1 Farmasi gunadarma, karna ingin merasakan mondok di pondok/asrama tahfidz.ohya, kebetulan juga setelah tak lama pengumuman gundar aku mendapat info asrama tahfidz sekitar depok dekat kampus gundar. dan betul betul kepepet. karna baru tau infonya H-1 penutupan pendaftaran dan malemnya nyiapin berkas dan besoknya langsung test wawancara caw ke depok ke asrama. Biidznillah tak lama dr interview ini aku dapat kabar bahagia diterima di asrama tahfidz ini.huhuw.

Asrama oren yg megah dan bersih. penghuninya membuatku nyaman berada di dalamnya. Ustadz dan Ustadzah yg baik. Juga anak anaknya ustadzah yang selalu mengajakku main. Ya, aku setahun lebih beberapa bulan di asrama ini. setahun? Ya, satu tahun lebih beberapa bulan.. karna selama itu juga lah aku merasakan kuliah di Depok. Yap sekitar sampai pertengahan semester 3. 

Banyak yang menyayangkan keputusanku ini. karena, aku ini sudah sangat beruntung dibanding banyak oarang diluar sana. Aku bisa kuliah beasiswa full di salah satu kampus swasta yang sudah world class university ini. Yang kalo masuk jalur reguler, kayaknya aku ga akan sanggup dan gada yg biayain. You know lah swasta elit ukt nya macam apa.+++  aku tinggal di asrama tahfidz juga terhitung gratis. pemiliknya mewaqafkan tanah rumah mewahnya untuk para penghafal Qur’an , tidak ada biaya gedung listrik dan apapun. 

Ya, untuk kesepakatan bersama asrama hanya untuk kas sebulan 100k untuk galon, gas dan beras. sisanya tak ada tagihan apapun. MasyaAllah, kadang aku mikir.. Allah udah baik banget sama nisa.. tapi nisa malah ga maksimalin semuanya dan malah melepasnya. Harusnya aku bisa lebih berjuang dan bersyukur atas nikmat yg luar biasa itu. 

Qadarullah, akhirnya oktober 2019 aku membawa semua barangku dari depok. Aku mau kemana? jujur sebenarnya saat itu aku ingin melanjutkan mimpiku. namun, sayangnya beberapa ambisiku yang mulai membara lagi harusku pendam perlahan. Aku tak dapat dukungan kali ini, tak dapat izin. Sedih, namun.. Yah sudahlah. Ridha Allah ada pada orangtua juga. 

Sempat beberapa kali aku bilang.

nisa udah gamau kuliah lagi, mau mondok aja. gamau cape kuliah lagi, cape lahir batin. manajemen waktu nisa kacau. nisa gamau kuliah.

Ya, jelas perkataanku ini tidak didukung, dan aku beberapa kali dibujuk agar masih mau berjuang kuliah minimal sampai S1. Ohya, saat aku meminta keluar dari gunadarma juga sejujurnya agak sulit. dari semester 1 aku sudah bilang berkali kali setiap nelpon. 'nisa pengen pindah kuliah aja..’ dan tentu jawabannya tidak mengiyakan dan berharap aku masih mau memperjuangkan kuliah di Depok.

Ya, banyak dramanya yang pada akhirnya aku bisa benar benar meninggalkan kuliahku. Disisi aku merasa tidak beres dengan kuliahku, aku juga tidak benar benar merasa kuliah pada umumnya. Ya, di gundar aku farmasi angkatan ke-2 dan baru mau akreditasi jurusan saat itu, kami baru membentuk himpunan dan sekelas cuma ada 15 orang. rasanya seperti les privat tiap kuliah.

Ada beberapa hal yang bikin ku ga betah di kampus dan lebih betah di asrama. Dan malah lebih aktif di UKM kampus. Menjelajah Jakarta dan Depok seorang diri. Kadang masih iseng ikut festival pameran kuliah study abroad juga dijakarta. Berlama di masjid istiqlal dan masjid UI menjadi pelarianku saat itu.

Dan akhirnya gap year pertamaku ku isi dengan dauroh tahfidz di kuningan sebulan sampai wisuda. Masa masa gap year ku banyak kuhabiskan dengan menghafal,belajar dan mengajar Al-Quran.

Tak ada gambaran aku akan lanjut kuliah lagi apa tidak. Tetapi aku juga berikhtiar mencari informasi dan daftar beberapa test di beberapa univ. Tetapi sejak masa gap yearku, aku beberapa kali bermimpi aku kuliah lagi di suatu tempat yang entah itu dimana.. dan aku belajar bahasa arab dalam kelas itu. Aku bermimpi jadi anak sastra arab UI, lalu mimpi jadi anak sastra arab UPI.. lalu mempelajari bhs arab dikelas juga yg aku tidak tau di mana tempatnya. Latarnya berubah ubah, seperti aku yg labil tentang kuliah saat itu. Tapi aku mungkin akan kuliah dengan banyak belajar bahasa arab nantinya..

Saat itu aku akhirnya mengikuti beberapa ujian masuk perguruan tinggu.

Aku daftar beasiswa id.cloudhost telkom, tapi aku kurang informasi di test seleksi tahap dua dan auto gabisa lanjut.

Aku juga daftar SMUP, berharap nanti bisa sekampus sama abangku. Namun aku gagal. Yah, aku sedih tapi bersyukur aja karna klo diterima ada uang pangkal yg lumayan kalo di UNPAD.

Aku juga daftar poltekkes bandung lagi, tapi kali ini jurusan analis kesehatan. Tapi, ternyata disaat aku tidak begitu mengharapkannya.. aku diterima dengan mudah.. namun ketika aku begitu mengharapkannya.. aku gagal.

Aku saat ini sebenarnya ingin mengikuti FSRD ITB lagi, ikut bimbel gambarnya di vila merah dll. Aku dah pelajari soal soal soshum untuk UTBK. Qadarullah ternyata aku sulit mendaftar ltmpt. Nisn dan juga data di BK sekolahku tidak ada namaku. Lalu setelah menghubungi halo ltmpt, mereka memintaku untuk menunggu email konfirmasi. Namun sampai penutupan pendaftaran UTBK, email tak kunjung masuk. Yah,Mungkin memang ini bukan jalan ninjaku.

Ya, pada akhirnya aku berharap bisa kuliah rasa belajar di pesantren. Karna dulu waktu aku sempat ga ingin kuliah lagi, aku mintanya mondok aja. Dan dimanapun nanti,tempat belajar yg kuharapkan dengan disana aku tidak bisa jauh dari Al-Quranku.

Ya, ternyata jawaban kuliahku ada di pengumuman UM-PTKIN. Betul memang, Allah permudah saat masa masa ini. Soal matematika yg aku print secara acak.. ternyata persiss sama jenis soalnya. Aku sangat yakin di nilai matematikaku saat UM-PTKIN ini, namun untuk yang lainnya aku mengerjakannya dengan hati hati dan teliti.meski tak kuasai semuanya, lantaran materi soshum dan aku sudah sekitar 2 tahun juga tidak belajar pelajaran aliyah.

Untuk persiapan jika kemungkinan terburuknya tidak diterima di UM-PTKIN, saat itu aku mempersiapkan hafalan untuk test dengan jalur mandiri.

Berlama dimasjid gegesik dan arjawinangun, jadi kegiatan rutinan sebelum masa masa pengumuman. Seiring tangis harapan dalam tilawah murojaahku, aku bertawaqal penuh pada masa depanku akan bagaimana nantinya.

Alhamdulillah hadza min fadhli rabbi, Aku kuliah lagi. Dan tak akan ku sia siakan kesempatan kali ini.kumaksimalkan.

Ya, jawaban itu adalah..aku diterima pilihan pertama di jurusan Ilmu Al-Quran dan Tafsir UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

MasyaAllah , aku bersyukur sangat :) saat membuka pengumuman.. aku dipeluk bunun dan masih agak tidak percaya aku terus melihat layar laptop pengumuman UM-PTKIN. Benar, itu namaku!

Ya, Allah yang maha baik. Skenario-Mu terkadang memang tak sesuai keinginan hamba-Mu.. tapi kau berikan yang hamba-Mu ini butuhkan.

Dan saat ini, aku adalah maba IAT UIN segede Bandung.

Dengan langkahku ini, semoga kedepannya ku bisa menyelami dalamnya luas samudra ilmu Al-Quran.

Cita citaku saat ini?

Nafi'un lighairihi to be. Org yg manfaat.

Aku ingin seriuskan dalam dunia kepenulisan,design seni dan ilustrasi. Bisa berdakwah dalam media visual. Walau aku ga jadi anak DKV, tapi gapapa.. ranah ku masih dalam jangkauan yg luas. IAT juga ranahnya luas. Bismillah calon mufaseer pemula.

Dan someday, semoga aku bisa bangun Rumah Al-Quran atau pesantren untuk anak anak. InsyaAllah.

Ya, inilah impian dan sekilas tentang perjuanganku.. tiap org punya ceritanya masing masing bukan?

0 notes · See All

— PERIHAL MENJAGA —


Betapa teduhnya dunia ini

Jikalau lelaki menjaga pandangannya

Dan perempuan menjaga auratnya

Tak ayal dunia terasa lebih damai karenanya


Sukabumi, 28 November 2020

10 notes · See All

Mendekat dengan-Nya adalah kunci bagiku. Semakin aku menjauh, semakin pikiranku keruh. Sebaliknya, semakin aku mendekat pada-Nya semakin aku percaya bahwa seberat dan seruwet apapun hal yang sedang dihadapi, pasti ada jalannya. Entah lewat jalur mana Allah SWT akan memberikan solusi untuk masalah kita.

مَا وَدَّعَكَ رَبُّكَ وَمَا قَلٰىۗ

3. Tuhanmu tidak meninggalkan engkau (Muhammad) dan tidak (pula) membencimu,

(QS. Ad-Dhuhaa: 3)

Selama masih berharap padaNya, InsyaAllah ada jalan yang terbaik:))

9 notes · See All

▶️ Tafsir QS. Az-Zumar [39] : 38 ◀️⠀
ㅤㅤ⠀
Bila kamu (wahai Rasul) bertanya kepada orang-orang musyrikin yang menyembah selain Allah:⠀
Siapa yang menciptakan langit dan bumi ini?⠀
ㅤㅤ⠀
Niscaya mereka akan menjawab:⠀
Allah lah yang telah menciptakannya.⠀
ㅤㅤ⠀
Mereka mengakui Khalik.⠀
Maka katakanlah kepada mereka:⠀
Apakah ilah-ilah yang kalian persekutukan dengan Allah itu mampu menjauhkan dariku gangguan yang telah Allah takdirkan atasku, atau menghilangkan keburukan yang mengenaiku?⠀
Apakah ia juga mampu menahan manfaat yang telah Allah mudahkan untukku atau mencegah rahmat Allah kepadaku?⠀
ㅤㅤ⠀
Mereka pasti akan menjawab:⠀
Tidak mampu.⠀
ㅤㅤ⠀
Maka katakanlah kepada mereka:⠀
Allah yang mencukupkanku dan menjagaku, kepada Nya-lah orang-orang bersandar dalam mendatangkan kemaslahatan dan menolak kemudharatan.⠀
Allah yang menjamin akan menjagaku benar-benar akan mencukupiku.⠀
Dia akan mencukupiku dari segala perkara yang aku butuhkan.⠀
ㅤㅤ⠀
_______________⠀
ㅤㅤ⠀
Semoga Allah senantiasa mencukupkan dan menjaga kita semuanya.⠀
Aamiin..⠀
ㅤㅤ⠀
ㅤㅤ https://instagr.am/p/CIF4jtqsJYw/

risalahmuslim
14 notes · See All

Tulisan : Memaafkan

Terima kasih Allah, yang telah memberikan kesempatan untuk bertobat dan mengucap syukur. Yang mungkin saja tanpa sengaja maupun sengaja mendzolimi diri sendiri. Kadang, bukannya membasuh dan mengobati, malah menambah luka. Lukanya mulai kering, dengan sengaja dikorek kembali.

Sepertinya manusia memang lucu. Sudah tau disakiti atau tersakiti itu tidak nyaman, ya sakit. Tapi tidak mencoba untuk sembuh. Tetap nyaman dikondisi yang menyebalkan, dengan dalih sebagai “korban”. Jahat bila kita ingin pelakunya mendapatkan balasan yang setimpal atau lebih daripada yang kita rasakan. Apakah dengan begitu kita akan bahagia? Melihat orang lain merasakan penderitaan kita yang disebabkan olehnya.

Kenapa kita tidak menjadi seorang yang pemaaf? Memaafkan diri sendiri ataupun orang lain? Mengapa kita marah dan kecewa terhadap orang? Hingga kita dendam terhadap mereka? Bukankah jika kita melakukan kesalahan berharap orang lain mau memaafkan? Sebesar apapun kesalahan yang diperbuat, semoga kita berbesar hati mau memaafkan. Biar hatimu damai, jiwamu merdeka.

Kalau dipikirkan kembali, semua episode di hidup kita yang telah membentuk pribadi kita hari ini. Bersyukurlah, setidaknya kita belajar dan terus belajar menjadi pribadi yang lebih baik. Allah pun tau dan melihat apa yang telah terjadi, tidak pernah sekalipun meninggalkan hamba-Nya. Bahkan kitalah yang seringnya meninggalkan Dia. Lupa bahwa hidup di dunia hanya sementara. Tidak ada manusia yang mengaku beriman sebelum diuji.

Hindari penyakit-penyakit hati, agar hidup lebih bahagia. Jadilah pemaaf, untuk si(apa)pun. Tumbuhkan cinta dan penuhi hati dengan ketulusan, isi gelas kosong kita dengan ilmu dunia & akhirat. Perjalanan sesungguhnya akan dimulai ketika kita wafat. Maka persiapkanlah bekalnya sejak dini. Semoga lekas sembuh :)


@calonmayatsblog

0 notes · See All

Mengundang Bahagia

Alhamdulillah, sungguh jum'at yang berkah. Tiada udara yang paling segar selain di pagi hari, tetap melakukan aktifitas dengan semangat. Menolong orang dan berbagi adalah cara membuat diri menjadi bahagia.

Segala hal yang kita lakukan jika diniatkan untuk ibadah, InsyaAllah tidak akan ada yang sia-sia. Hidup silih berganti, suka duka dilewati. Tetaplah bertahan, jangan pernah menyerah. Karena kita tidak akan pernah tau, dikemudian hari apa yang ditemukan dan menjadi apa kita.

Hadirkan dirimu secara utuh saat ini, hiduplah untuk hari ini. Bukan memikirkan apa yang terjadi besok apalagi kemarin. Sudahlah tak usah memikirkan yang belum terjadi dan yang sudah terjadi. Ketetapan-Nya selalu baik, yakini itu (!)

Bahagia karena tersenyum atau tersenyum karena bahagia, kita bisa memilih keduanya. Nikmati hidupmu selagi bisa, serta pilihan hidup apapun itu selama konsekuensinya siap dijalankan, silahkan memilih. Keputusan ada padamu, perihal orang lain berkata apa, itu tak menjadi soal. Saran dan nasehat yang membangun perlu diambil, sisanya biarkan saja.

Perbanyak do'a di waktu-waktu mustajab. Semoga Allah senantiasa melindungi dan membimbing kita dimanapun kita berada. Do'akan pula orang-orang yang berada di sekitar kita, semoga senantiasa diberikan taufik oleh-Nya. Aamiin Allahumma Aamiin.


Jum'at Berkah, 24th 😇

Makassar, 27 November 2020 || 22.08

@calonmayatsblog

0 notes · See All

Kita terluka, porak poranda. 
Merintih, muak, lalu merasa sengsara.
Kita merasa patah, merasa runtuh, dan seringkali merasa putus asa.

Setelah patah berulang kali, setelah tumbang tak terhitung kali. Dan setelah berpeluh peluh air mata yang tak kunjung usai. Setelah merasa begitu sedemikian luruh, nyatanya kamu masih disana.

Kamu masih disana dengan sisa sisa tenagamu. Menahan setiap perih dari luka yang meradang. Kamu disana meneguhkan tekad dengan payah, seakan tidak ada artinya tapi engkau tetap masih saja melakukannya.

Dan setelah gagal berulang kali, kamu juga masih disana. Tidak beranjak bahkan tidak mundur sedikitpun. Kamu merasa kehabisan tenaga, seakan semuanya sirna dan kamu hanya terbaring lemas.

Benar. Bangkit tidaklah mudah.

Namun, apa kamu tahu bahwa kamu bisa mengakhirnya dengan mudah. Dengan cara yang paling sederhana. 

Menyerah.

“Tunggu, aku ingin tertawa saat ada yang bilang bahwa menyerah itu hal yang mudah dan sederhana.”

Menyerah tidak semudah dan sesederhana yang kamu pikirkan.
Tidak sama sekali.

Menyerah adalah hal paling sulit dan paling rumit dalam hidup. Menyerah itu sangat menakutkan, sekalipun kamu berulang kali berfikir untuk melakukannya, semua itu hanya tersimpan dengan rapi di dalam benakmu. Kamu tidak pernah berfikir bahwa kamu akan benar benar melakukannya. Percayalah. Menyerah hanya bualanmu yang merasa ingin sudah dan jengah. :D

Seberapapun kamu runtuh dan porak poranda, nyatanya kamu masih disana. Menatap langit, kamu berpasrah dengan segala luka lukamu. Dan sebenarnya disanalah kamu berharap bahwa luka mu akan sembuh entah bagaimana. 

Sekalipun km tidak berusaha menyembuhkannya, kamu masih berharap lukamu akan sembuh. Kamu berusaha bernafas meski tidak mudah. Diam diam kamu menangis disana, merasa tidak berguna dan tidak berusaha. Diam diam kamu menyimpan sendiri ketakutan ketakutanmu. Merasa khawatir bahwa luka mu tidak segera sembuh, merasa bahwa lukamu menghambat dirimu. Sebab disaat kamu runtuh, tumbang, dan berantakan, ada orang orang yang dengan gagahnya melangkah penuh percaya diri.

“Tidak apa apa, kata ku.”

Kamu melihatnya tampak begitu rupawan dan menawan hari ini. Kamu tak pernah tahu bahwa orang itu juga pernah tumbang, runtuh, dan hancur. Kamu juga tak pernah tau bahwa ia diam diam juga pernah menangis dalam hening dan sunyinya malam. Seorang diri. Seperti dirimu saat ini.

“Aku ingin kamu melihat dirimu sekarang.”

Lihat. Kamu sudah sejauh ini. Dengan segala luka dan peluhmu.

“Sakit yaa… Hehehe”

Karena luka luka itulah kamu bisa sejauh ini.
Percayalah, kamu bertumbuh melalui luka luka itu. Sedikit demi sedikit luka mu akan sembuh. Kamu akan menemukan caramu sendiri untuk bisa bangkit. Tidak perlu takut dengan orang orang yang terlihat gagah itu.

Kamu juga akan gagah dengan caramu sendiri.

“Hidup mu berantakan yaa ?”

Take it your times. Tidak perlu terburu buru. Kamu hanya perlu menatanya kembali satu persatu. Mengaturnya kembali. Sama seperti kamar mu yang berantakan itu. Berapa kalipun kamu menatanya berapa kalipun kamu mengatur tata letak semuanya, kamu akan kembali menatanya dan kembali mengaturnya. Memang begitu, selagi masih digunakan kamu akan terus menerus melakukannya.

Sama seperti hidup, selagi masih hidup kamu akan terus menata dan mengatur hidupmu lagi lagi dan lagi. Jadi yaaa… akan selalu begitu.

“Apa yang kamu harapkan ?”

Selalu ada hari hari dan hal hal tak terduga, selalu ada luka luka disetiap harinya. Ada harapan yang tumbuh, ada juga harapan yang runtuh. Ada kecewa, kadang juga ada suka. Saat luka luka sembuh, kamu juga harus bersiap untuk luka luka yang lain. 

Ada luka yang berlalu ada juga luka yang menunggu.

Justru dari luka luka itu kita bertumbuh, berproses dan harapannya proses itu menjadikan kita lebih baik dari hari ke hari.

Dan aku ingin kamu tau, tidak ada yang tidak berlalu.
Segala keruwetan dalam hidupmu hari ini juga akan berlalu.
Dan sejumlah keruwetan lain juga menantimu.
Ya….. Gimana dong, selagi kamu masih hidup yaa selalu ada pasang surut.

Bersabarlah.
Karena kita bertumbuh.

3 notes · See All

Bohong kalau aku bilang, aku tidak penasaran soalmu. Terutama wajahmu. Aku penasaran dengan bagaimana bentuk wajahmu, kotak, bulat atau lonjong? Tapi yang pasti, tidak mungkin segitiga, kan? Lalu, bagaimana dengan kedua netramu yang mungkin bisa membuatku kehabisan nafas? Bagaimana dengan hidungmu? Bagaiman juga dengan bentuk bibirmu yang mungkin akan selalu membubuhkan senyum di bibirku? Kurasa memang hanya pertemuan yang bisa menuntaskan.

- Sastrasa

19 notes · See All
kdp12Text

Kalau untuk melupakan kita tidak bisa benar-benar melupakan, akan ada saja serpihan-serpihan yang tersisa, tetapi coba ikhlaskan, in syaa Allaah jauh lebih tenang.

curhat ke Allah, cerita sama Allah, sibukkan diri sama hal-hal yang lebih mendekatkan diri kepada Allah.

Saat kamu teringat lagi yg akan membuat kamu menangis, sedih, kecewa, coba bilang gini “ini adalah jalan Allah, aku harus ikhlas, Allah tidak pernah menguji seorang hamba diluar batas kemampuannya, aku harus bangkit, banyak kok orang yang sayang sama aku”

Gitu-gitu aja dulu, ajak diri kita ngobrol untuk menguatkan diri kita sendiri juga, buat/cari quotes untuk nyemangatin diri kita.

Tetap semangat, tidak ada masalah yang tidak ada jalan keluarnya, meskipun kadang terkesan masalahnya begitu sulit:)

0 notes · See All

Selamat memasuki zona overthinking

Dimana isi kepala bagaikan benang ruwet yang sulit tuk diurai

Ketika benang yang satu ditarik, sisi benang yang lain menjadi semakin rumit.

Ketika benang sisi lain dilonggarkan, tetap aja ada sisi lain yang terjepit

Sulit?

Iya.

Tapi mau bagaimana?

Perlahan.

Satu - satu.

Pasti nggak ruwet lagi kok.

Kuat kuatin ya dirimu.


#semangat

2 notes · See All

▶️ Larangan Menyerupai Lawan Jenis ◀️⠀
ㅤㅤ⠀
Allah telah ciptakan manusia dengan dua jenis kelamin, lelaki dan perempuan.⠀
Keduanya memiliki persamaan dalam mengemban kewajiban beribadah, beriman dan beramal shalih.⠀
Keduanya memiliki persamaan hak menerima pahala atau balasan terhadap perbuatan mereka.⠀
ㅤㅤ⠀
Sungguh perbedaan pria dengan wanita sangat nyata, baik dalam bentuk tubuh, fungsinya, keadaan dan sifatnya.⠀
ㅤㅤ⠀
Allah berfirman:⠀
ㅤㅤ⠀
۞ “Laki-laki tidaklah seperti perempuan."⠀
—QS. Ali Imran [3]: 36⠀
ㅤㅤ⠀
ㅤㅤ⠀
➡️ Sebagai orang beriman, kita wajib menerima dan meyakininya sebagai bentuk hikmah Allah, keadilan-Nya dan kasih sayang-Nya.⠀
Untuk menjaga perbedaan antara lelaki dan wanita, maka Islam melarang keras, sikap lelaki yg menyerupai wanita, atau sebaliknya.⠀
Perbuatan yg terkena laknat Allah atau Rasul-Nya termasuk dosa besar.⠀
ㅤㅤ⠀
ㅤㅤ⠀
Hikmah perintah Nabi untuk mengeluarkan mereka dari rumah-rumah:⠀
ㅤㅤ⠀
Ibnut Tîn rahimahullah berkata:⠀
ㅤㅤ⠀
👤 “Perintah Nabi untuk mengeluarkan orang yg berbuat demikian dari rumah-rumah adalah agar perbuatan menyerupai (lawan jenis) itu tak menyeret kepada perbuatan kemungkaran”.⠀
[Fathul Bari, 10/333]⠀
ㅤㅤ⠀
ㅤㅤ⠀
al-Hâfizh Ibnu Hajar rahimahullah meringkaskan penjelasan Abu Muhammad bin Abi Jamrah:⠀
ㅤㅤ⠀
👤 Hadis ini adalah larangan keras terhadap perbuatan at-tasyabuh (lelaki menyerupai wanita, atau sebaliknya) dalam segala hal. Tetapi telah diketahui dari dalil lain bahwa yg dimaksud adalah (larangan) tasyabbuh dalam hal pakaian, sifat, gerakan, dan semisalnya; bukan tasyabuh (menyerupai) dalam perkara kebaikan.”⠀
[Fathul Bâri, 10/333]⠀
ㅤㅤ⠀
ㅤㅤ⠀
Al-Hâfizh Ibnu Hajar rahimahullah menukilkan penjelasan ath-Thabari:⠀
ㅤㅤ⠀
👤 Maknanya adalah lelaki tak boleh menyerupai wanita dalam hal pakaian dan perhiasan yg khusus bagi wanita. Dan tak boleh pula sebaliknya (wanita menyerupai lelaki dalam hal pakaian dan perhiasan yg khusus bagi lelaki).⠀
[Fathul Bâri, 10/332]⠀
ㅤㅤ https://instagr.am/p/CIA47nzLQG4/

risalahmuslim
3 notes · See All

Istiqomah mendekat kepada-Nya

Sesuatu yang sangat mahal dan paling berharga di dunia. Tidak ada yang lebih berharga darinya, bahkan dunia dan seisinya.

Banyak yang ingin mendapatkannya namun tidak sedikit pula yang gugur dan berhenti ditengah jalan. Bukan hal mudah untuk tetap dalam ke-istiqomah-an itu sebab harus mengorbankan banyak hal. Bukan hal yang mudah digapai sebab membutuhkan bukti kecintaan kepada Allah. Pembuktian cinta itulah yang menjadikan seorang hamba tetap teguh dan istiqomah mendekat kepada sang Pencipta.

Langkah ini memang sulit namun bukan berarti tidak bisa. Karena istiqomah bukanlah hal yang mudah apalagi ditengah kondisi dunia yang gelap seperti sekarang maka mintalah kepada Allah agar tetap dikuatkan melawan hawa nafsu diri sendiri dan nafsu mengejar kesenangan dunia.

Bersabarlah, sungguh ini tidak lama. Hanya sampai nafas berhenti berhembus dan sampai jantung berhenti berdetak. Teguhkan hati dan kuatkan langkah kaki menuju kebenaran.

1 notes · See All

▶️ Sudah sholat 60 tahun, tapi tidak ada sholat yang diterima sama sekali ◀️⠀
ㅤㅤ⠀
✨ Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam pernah menyabdakan (yang artinya):⠀
ㅤㅤ⠀
۞ “Sungguh ada orang yang telah sholat 60 tahun, tapi tidak ada satupun sholatnya yang diterima,⠀
(karena) kadang dia menyempurnakan ruku’nya tapi tidak menyempurnakan sujudnya,⠀
kadang pula dia menyempurnakan sujudnya tapi tidak menyempurkan ruku’nya..”⠀
[Dihasankan oleh Syeikh Albani dalam Assilsilah Ash-shohihah 6/81].⠀
ㅤㅤ⠀
_______________⠀
ㅤㅤ⠀
Sungguh kita perlu melihat diri kita masing-masing,⠀
sudahkah sholat kita sesuai dengan tuntunan Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam..?⠀
Sudahkah sholat kita memenuhi syarat dan rukunnya..?⠀
ㅤㅤ⠀
Mungkin juga kita perlu bertanya kepada orang lain yang mumpuni agamanya,⠀
sudahkan sholat kita baik menurut pandangan dia…⠀
karena bisa jadi kita merasa sholat kita sudah baik dan benar, tapi ternyata masih belum lurus sesuai aturannya.⠀
ㅤㅤ⠀
Ingatlah bahwa sholat adalah amalan ibadah yang sangat urgen dalam hisab di hari kiamat nanti,⠀
hal ini telah ditegaskan oleh Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam dalam sabda beliau (yang artinya):⠀
ㅤㅤ⠀
۞ “Amalan seorang hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat nanti adalah shalat;⠀
apabila baik shalatnya,⠀
akan baik pula amal-amal dia yang lainnya,⠀
tapi apabila rusak shalatnya,⠀
akan rusak pula amal-amal dia yang lainnya..”⠀
[Assilsilah Ash-Shahihah 3/343].⠀
ㅤㅤ⠀
ㅤㅤ⠀
⚘ Ustadz DR. Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى https://instagr.am/p/CIAuZc9AnM3/

risalahmuslim
9 notes · See All
Next Page